Sabtu, 05 Oktober 2013
Diposting oleh asri f lubis di 10.02 0 komentar
Hubungan Misterius Antara Bulan Purnama dengan Gunung Meletus
Infometafisik - Kaitan bulan purnama dengan gempa dan aktivitas gunung berapi memang memicu silang pendapat.
Sebagian orang berpendapat bahwa kejadian gempa dan gunung meletus bertepatan dengan bulan purnama, cuma sekadar kebetulan.
Bagaimanapun juga, beberapa studi telah dilakukan oleh para ilmuwan yang menemukan relasi yang kuat antara bulan purnama dengan meningkatnya aktivitas gunung berapi.
Dari ulasan yang dibuat Badan survei geologi Amerika Serikat USGS, sepasang peneliti bumi pernah membandingkan catatan 680 letusan gunung berapi yang terjadi sejak tahun 1900.
Mereka menyimpulkan, “Kemungkinan terjadinya letusan gunung berapi pada waktu pasang maksimum lebih besar.” Dengan kata lain, kemungkinan gunung berapi akan meletus lebih besar saat bulan purnama.
Penelitian terhadap 52 letusan gunung berapi di Hawaii sejak Januari 1832 menunjukkan pola yang sama. “Hampir dua kali lebih banyak letusan terjadi di dekat waktu pasang maksimum (bulan purnama) daripada waktu pasang minimum.”
Para peneliti dari Hawaiian Volcano Observatory telah menandai bahwa pola periode letusan kawah Pu’u ‘O’o di Hawaii sangat dekat dengan waktu pasang maksimum sampai akhirnya berhenti meletus hingga beberapa hari, yakni pada 1990.
Walaupun ini merupakan korelasi yang menarik, tapi pada penelitian terhadap 52 letusan gunung di Hawaii sejak 1832 itu, secara statistik memang sedikit peluang letusan gunung berapi yang dipicu oleh bulan purnama yakni cuma 1 persen.
Dari total 3900 kali pasang maksimum bulan purnama, 3.850 di antara kejadian bulan purnama tidak berefek apa-apa. Sebab, bagaimanapun, bulan purnama hanya satu dari berbagai macam faktor terjadinya letusan gunung berapi.
Sementara itu, Dalam blognya, Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan efek pasang surut yang diakibatkan oleh bulan purnama, juga mempengaruhi kulit bumi.
“Walau gayanya relatif kecil dibandingkan gaya yang menggerakkan lempeng bumi dan bagian-bagiannya, diyakini bahwa pasang surut berpotensi memicu pelepasan energi yang berdampak gempa atau gunung meletus,” kata Djamaluddin.
Djamaluddin menegaskan, bulan purnama hanya berperan sebagai pemicu dari pelepasan energi itu. “Karena sebenarnya, penumpukan energi sepenuhnya merupakan proses geologis di kulit bumi,” tuturnya.
Diposting oleh asri f lubis di 09.59 0 komentar
Label: Tau Ga Sih?
Misteri DiBalik Tidur Mengigau
Infometafisik - Anda mungkin kerap menyaksikan pasangan atau anggota keluarga berbicara sendiri selagi tidur. Orang biasa menyebutnya mengigau, vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.
Mereka yang mengalaminya umumnya tak lagi dapat mengingat apa yang terucap saat mata terpejam pulas itu. Meski, beberapa di antaranya mengalami efek lelah setelah terbangun dari tidur.
Dunia medis menyebutnya sebagai parasomnia. Selain berbicara sendiri, yang termasuk kategori gangguan tidur ini antara lain berjalan dan mengompol saat tidur.
Diperkirakan 60 persen dari populasi di dunia pernah mengalami periode tersebut. “Hampir semua orang mungkin pernah mengigau, namun tak ada yang tahu penyebabnya,” kata Russell Rosenberg, PhD, yang adalah ketua dari National Sleep Foundation Atlanta, seperti dikutip dari everydayhealth.com.
Berbicara saat tidur terjadi dalam beragam variasi, yang dibedakan berdasar frekuensi dan intensitasnya. Faktor penyebab paling sederhana adalah konsumsi minuman beralkohol sebelum tidur. Namun, bisa juga akibat demam tinggi, stres kejiwaan, dan pengaruh obat-obatan tertentu.
Meski pengaruh alkohol bisa menjadi pemicu, namun Rosenberg mengingatkan bahwa kalimat yang terucap saat tidur pulas bukan refleksi dari apa yang sedang terjadi dalam hidupnya. “Ada mitos bahwa rahasia dapat terungkap saat tidur, itu tidak benar, apa yang mereka bicarakan tidak ada hubungannya dengan kenyataan.”
Tidur
Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement). Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, karena disertai pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata.
Meski demikian kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki, tidur jenis REM tetap terjadi di luar kesadaran. Dalam tidur jenis ini, tubuh beristirahat, tetapi otak tetap bekerja. Mimpi atau mengigau biasanya hadir di dalam tidur jenis ini.
Sedangkan tidur jenis NREM bisa dikatakan sebagai tidur nyenyak. Dalam tidur jenis ini, tidak hanya tubuh yang beristirahat, tapi juga pikiran. Tidur jenis ini dibagi menjadi dua kategori, NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.
Diposting oleh asri f lubis di 09.56 0 komentar
Label: Akibat
" Just be yourself and do what you want. Believe in the power of your imagination " #free #young #friendship
Diposting oleh asri f lubis di 09.40 0 komentar
Label: Quotes
Jumat, 04 Oktober 2013
Belum Sah Ke Bali, Jika Belum ke 5 Tempat Ini
1. Kuta
Rasanya, tidak lengkap ke Bali jika belum mengunjungi Kuta. Kawasan di Bali bagian selatan ini menjadi destinasi favorit untuk wisatawan. Jangan heran, Anda akan menemukan banyak wisatawan dari berbagai benua di sana. Kuta adalah tempat berpesta bagi tiap traveler!
Pantai Kuta menjadi primadona di kawasan ini. Pantai Kuta selalu ramai oleh wisatawan, ada wistawan yang joging di pagi hari, berjemur saat siang hari, menikmati sunset yang memesona di kala senja, dan menghabiskan malam di pinggir pantainya. Tak hanya itu, Pantai Kuta juga menjadi tempat favorit untuk berselancar.
Kuta juga menjadi kawasan bermalam para wisatawan. Berbagai jenis penginapan akan Anda temukan di Kuta, mulai dari hotel-hotel mewah hingga kawasan Popies bagi para backpacker. Kuta juga memiliki banyak cafe, restoran, factory outlet, dan toko suvenir. Lengkap!
2. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Di mana patung Dewa Wisnu yang menjulang tinggi di Bali? GWK di Nusa Dua adalah tempatnya. Selain menjadi tempat favorit untuk fotografer, GWK juga punya banyak atraksi wisata lainnya. Hanya 10 menit dari Bandara Ngurah Rai atau 25 menit dari Kuta, Anda akan tiba di sana. Tiket masuknya sekitar Rp 25.000 saja.
GWK adalah tempat wisata yang lengkap. Anda bisa mencoba permainan kegiatan outbound, seperti ATV, dan menyaksikan pertunjukan tari Barong dan tari Kecak. Dari ketinggian 263 mdpl, Anda akan menyaksikan sunset yang cantik dengan sesekali melihat pesawat yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai. Wow!
Daya tarik GWK adalah patung Dewa Wisnu. Patung ini memiliki tinggi 20 meter, dengan bentuk sebagian badan Dewa Wisnu yang tanpa lengan. Anda bisa berfoto dengan patung tersebut sebagai latarnya. Jika pembangunannya selesai, nantinya Patung Dewa Wisnu akan memiliki tinggi 150 meter dan lebar 64 meter, patung tersebut akan menjadi patung tertinggi di dunia.
3. Jimbaran
Jimbaran merupakan tempat makan malam yang sangat terkenal di Bali. Dengan suasana makan malam di pinggir pantai sambil ditemani cahaya lilin dan suara deru ombak, tempat ini sungguh romantis dan berkesan!
Jimbaran terletak di selatan Bandara Ngurah Rai, tepatnya di Kabupaten Badung, Bali. Dari Denpasar, hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit menuju tempat ini. Bersama pasangan, Anda dapat menikmati candle light dinner di pantai. Dengan pasirnya yang halus sebagai pijakan dan bintang-bintang di atas Anda, Jimbaran menjadi tempat yang spesial.
Untuk makanannya, jangan diragukan, sebab aneka seafood yang disajikan masih segar rasanya. Ikan-ikan, kerang, dan berbagai macam makanan laut, langsung dimasak saat itu juga. Alunan musik jazz oleh para musisi di pinggir pantai akan menambah suasana syahdu dan romantis. Nyamm! Perut kenyang, hati pun senang dan makin lengket dengan pasangan.
4. Tanah Lot
Keindahan Tanah Lot akan membuat mata Anda enggan berkedip. Dengan puranya yang sakral, pantainya yang penuh karang, dan sunsetnya yang menawan, Anda akan tergoda untuk berfoto dan menghabiskan waktu di sini.
Pura Tanah Lot terletak di atas sebuah batu karang besar dan berada di lepas pantai. Keindahannya membuat pura tersebut sungguh unik dan menarik untuk dikunjungi. Anda juga bisa melihat langsung masyarakat Bali yang berdoa di sini. Di sekitar pura, terdapat karang-karang yang mendominasi wilayah pantainya. Karang-karang yang eksotis!
Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kabupaten Tabanan dan berjarak sekitar 30 menit dari Kuta. Untuk tiket masuk ke pantainya, hanya dikenakan biaya Rp 15.000 saja. Saat senja adalah momen-momen yang paling dinanti di Tanah Lot. Anda dapat melihat matahari yang tenggelam dengan pemandangan pura di lepas pantainya. Sungguh cantik dan memesona!
5. Ubud
Pusatnya seniman di Bali ada di Ubud, Kabupaten Gianyar. Di tempat inilah, Anda dapat melihat berbagai seni, seperti melukis, menari, dan mengukir. Ditambah suasana di Ubud yang berada di antara sawah, hutan, dan gunung, tempat ini penuh kedamaian dan menjadi sumber inspirasi bagi setiap seniman.
Anda seolah menyelami kebudayaan Bali saat berkunjung ke Ubud. Bercengkrama dengan masyarakatnya yang ramah dan melihat kegiatan sehari-hari mereka, akan membuat Anda lebih menggagumi Bali. Buktinya, Elizabeth Gilbert menemukan kedamaian dan cintanya seperti ditulis dalam buku miliknya , 'Eat, Pray, Love'.
Buku tersebut akhirnya difilmkan, lalu dibintangi aktris ternama Julia Robert dan melalukan syuting di Ubud. Tak hanya itu, berbagai tempat spa di sini akan memanjakan p
ikiran Anda. Rasakan pijitan halusnya sambil menikmati hijaunya Ubud dan udaranya yang segar. Sebelum meninggalkan Ubud, jangan lupa berbelanja di toko-toko yang menjual aneka karya seniman bali.
Diposting oleh asri f lubis di 10.38 0 komentar
Label: Info
Kota di Amerika Simpan 100 Tahun Misteri Cahaya
Sebuah kota terpencil di Missouri, AS menjadi perbincangan traveler bukan karena keindahan alamnya. Kisah cahaya yang melayang di tengah hutan, itulah yang membuat orang penasaran. Seperti apa kisahnya?
Kota kecil Ozark di Missouri rupanya sudah sekitar 100 tahun menyimpan kisah cahaya melayang di tengah hutan. Kisah misteri itu menyebutkan ada bola cahaya mengapung di jalanan desa yang bernama Devil’s Promenade. Cahaya itu disebut warga dengan nama Spook Light, cahaya hantu.
Warga kota ada yang bilang warnanya biru terang, beberapa bilang warnanya merah. Ada yang menduga itu gas alam, UFO atau arwah orang Indian tanpa kepala.
Yang membuat kisahnya makin misterius, Angkatan Darat AS pernah melakukan investigasi tahun 1950-an, dan mereka tidak bisa mencari penyebab munculnya cahaya itu.
Dilansir Detik.com, Rabu (2/10/2013) dua fotografer bernama Lara Shipley dan Antone Dolezal sengaja datang untuk mencari cahaya misterius itu. Mereka banyak mengobrol dengan warga kota dan mengumpulkan cerita betapa kisah cahaya misterius itu berpengaruh dalam hidup warga kota.
“Kisah folklore seperti ini dibahas begitu serius di dalam masyarakat kota. Di Ozark, banyak yang hidup dalam kemiskinan dan banyak yang kecanduan narkoba,” kata Shipley dan Dolezal.
Kawasan ini juga sangat religius, sehingga cahaya misteri ini kerap dikaitkan dengan surga dan neraka. Seringnya Spook Light itu muncul membuat sebagian masyarakat berpikir itu cahaya pembalasan Tuhan atas dosa mereka atau sebaliknya, godaan setan ke dalam kegelapan.
Diposting oleh asri f lubis di 10.26 0 komentar
Label: Wow
Kamis, 03 Oktober 2013
Bandara Ngurah Rai Terkecil di Dunia, Sekelas Changi Airport
PT Angkasa Pura I (Persero) mengakui bila Bandara Ngurah Rai, Bali hanya memiliki luasan lahan 285 hektare (ha) secara keseluruhan. Secara luas, ini merupakan yang terkecil di dunia untuk ukuran sebuah bandara internasional.
"Luas lahan bandara Ngurah Rai sebesar 285 ha bisa dibilang yang terkecil di dunia, padahal di Bali sudah padat sekali," ungkap Pimpinan Proyek Bandara Ngurah Rai AP I, Yanus Suprayogi saat berbincang di kantornya, Bali, seperti ditulis Selasa (1/10/2013).
Sedangkan bandara internasional lain, menurut dia, telah berdiri di atas lahan minimal seluas 1.000 ha. Luas bandara sebesar itu sangat ideal sehingga pengunjung akan benar-benar merasakan kenyamanan.
Lebih jauh dia menambahkan, AP I harus terus mengembangkan bandara ini supaya bisa mencapai target penumpang sebanyak 25 juta orang pada tahun 2025.
Apalagi rata-rata pertumbuhan penumpang sebesar 15% per tahun sehingga pengembangan proyek di bandara menjadi suatu kebutuhan.
"Tapi kami perlu dibantu oleh Pemerintah Daerah (Pemda) yang harus turun tangan mengingat pengembangan membutuhkan lahan. Dan lahan yang berada di sekitar bandara adalah milik masyarakat, jadi butuh persetujuan Pemda," tutur dia.
Saat ini, sambung Yanus, terminal Internasional di Bandara Ngurah Rai merupakan yang terbesar di Indonesia dengan luas lahan sebesar 120 ribu meter persegi. Sedangkan terminal Domestik berada di luas lahan 65.800 meter persegi.
"Kami mau renovasi yang terminal Internasional eksisting jadi domestik, karena kami tidak mau memanjakan asing saja. Target Mei 2014 selesai," terangnya.
Bandara Ngurah Rai, kata dia, telah memiliki Hold Baggage Screening (HBS) Systems level 4 yang diperuntukkan bagi terminal Internasional.
"Ini adalah teknologi pertama di Indonesia, jadi belum ada bandara yang menggunakan HBS level 4. Kami juga sedang menyiapkan level 5 dengan membuatkan ruangan khusus untuk meledakkan bom, petasan besar dan sebagainya," paparnya.
Dengan segala infrastruktur tersebut, Yanus optimistis Bandara Ngurah Rai mampu tampil sejajar dengan Changi Airport di Singapura.
"Dengan bangunan semungil ini, tapi bisa tampil di pentas Asia karena sudah punya persyaratan infrastruktur. Kalau dulu kalah terus, sekarang bisa dibandingin dengan Changi Airport," pungkas dia.
Diposting oleh asri f lubis di 10.33 0 komentar
Label: Wow
Langganan:
Postingan (Atom)







